Keuntungan Bergabung Bersama Agen Judi Ayam Online Terpercaya

Permainan yang banyak menjadi upacara – upacara adat di Indonesia ini memang sedang mendunia. Bahkan permainan ini begitu populer dan digemari tidak hanya di Indonesia. Terlebih sejak hadirnya sebuah situs ayam online terbaik dan terpercaya di internet. Popularitas permainan ini pun semakin tidak terbendung.

Sabung ayam memang salah satu jenis game judi yang cukup mudah dan cepat untuk dipahami. Seorang pemain hanya harus memilih diantara 3 kemungkinan, yaitu : Kubu WALA atau BIRU akan MENANG. Kubu MERON atau MERAH akan MENANG. Atau bisa juga memilih IMBANG (DRAW).

Untuk hasil imbang (draw) disini, terdapat ada 2 kemungkinan yang bisa dipilih yaitu : FTD dan BDD. Nah, berikut adalah penjelasan tentang FTD dan BDD yang harus dipahami oleh seorang pemain.

  • BDD

BDD atau “both dead draw”. Pada posisi ini, 2 ekor ayam yang bertanding akan mati secara bersamaan saat waktu pertandingan belum usai (10 menit). Jika hasil pertandingan berakhir dengan BDD, maka seluruh uang yang dipertaruhkan pada posisi WALA atau MERON akan dikembalikan. Bayaran yang didapatkan seorang bettor dengan tebakan BDD adalah 1 : 8.

Misalnya : Anda meletakan uang taruhan pada posisi BDD dengan nilai Rp. 100.000 dan MENANG. Maka hadiah yang bisa Anda bawa pulang adalah Rp. 100.000 X 8 = Rp. 800.000 (ditambah dengan uang yang digunakan). Sementara jika KALAH, Anda hanya diharuskan untuk membayar Rp. 100.000 atau sama dengan uang taruhan yang dipasangkan.

  • FTD

FTD atau “full time draw”. Pada posisi ini, 2 ekor ayam sama – sama kuat (IMBANG) sampai waktu pertandingan berakhir (10 menit). Jika hasil pertandingan adalah FTD, maka taruhan WALA atau MERON dinyatakan KALAH / HANGUS. Bayaran yang didapatkan seorang bettor dengan tebakan FTD adalah 1 : 20.

Misalnya : Anda meletakan uang taruhan pada posisi FTD dengan nilai Rp. 100.000 dan MENANG. Maka hadiah yang bisa Anda bawa pulang adalah Rp. 100.000 X 20 = Rp. 2.000.000 (ditambah dengan uang yang digunakan). Sementara jika KALAH, Anda hanya diharuskan untuk membayar Rp. 100.000 atau sama dengan uang taruhan yang dipasangkan.


Awal Mula Sabung Ayam di Pulau Jawa

Tradisi adu ayam di Pulau Jawa adalah permainan dua ayam di lingkaran tunggal atau peristiwa. Rata-rata ayam yang dipertandingkan sampai baik kabur atau hilang, bahkan sampai mati. Permainan ini umumnya diikuti oleh judi yang berjalan tidak jauh dari adu ayam arena, aspek ini karena dalam satu pertandingan, tampaknya kurang menarik jika tidak terkait dengan taruhan.

Penggemar sabung dan pecinta semacam ini juga sangat banyak. Menurut web yang kami berhasil mengambil data, di Indonesia bahkan hampir 10 juta orang tertarik untuk mengambil bagian dalam jenis permainan taruhan. Karena mudah untuk bermain taruhan ini dan bisa dilihat dengan cara hidup.

Biasanya game ini juga dapat disebut oleh Adu Ayam. Game ini telah dimainkan sejak kerajaan Demak. Dalam satu narasirakyat, seseorang pangeran main-main sabung ayam dan bertemu ayahnya yang telah menyingkirkan ibunya.

Adu Ayam pertandingan sudah dipraktekkan dan dimainkan oleh semua penduduk sejak zaman kuno. Game ini adalah pertarungan dua ayam jantan yang benar-benar telah diperlakukan sangat baik dibuat dapat mengikuti ajang perlombaan. Di Indonesia sendiri, sabung ayam sudah sangat, sangat legendaris bahkan sekali.

Sekarang pada saat ini saya akan berbagi cerita adu ayam tradisional di Jawa. Dimana pada waktu itu ada seorang pria bernama Cindelaras yang mempunyai seekor sihir ayam yang tak terkalahkan oleh yang ayam pula. Pada dasar serta hasil yang ia diundang oleh Raja Jenggala terhadapwaktu ini untuk bergabung kompetisi.

Pada waktu itu ada persaingan antara ayam Cindelaras sihir untuk mengalahkan ayam milik Raden Putra, sehingga ia akan memiliki hak untuk menemukan setengah dari semua properti ketajiran Raja.

Dan sebaliknya jika Cindelaras ayam kehilangan, sehingga Cindelaras dihukum kepalanya dalam hukum kereta oleh putra raja. Cindelaras hasilnya adalah jawaban ke luar sebagai pahlawan dan orang-orang dari waktu itu sangat bersorak Cindelaras & Raden Putra untuk menghasilkan terhadap dikala kekalahan mengakui itu.

Pada saat masa lalu, sabung ayam juga sinyal politik pada saat itu. Kisah kematian Raja Anusapati dari Singosari yang tewas ketika melihat sabung ayam. kematian raja berlangsung terhadap HRI Buddha Anusapati manis atau waktu Rabu Legi di Singosari kerajaan yang terjadi kerumunan di Istana Kekaisaran salah satunya menunjukkan adu ayam. Peraturan yang berlaku bahwa siapa pun yang bisa masuk ke arena adu ayam mengambilsenjata dilarang atau keris.

Pada saat Anuspati’re pergi ke Arena, Ken Dedes Anusapati menasehati ibunya biar tidak melepaskan keris yang dia kenakan ketika maumelihat sabung ayam yang diselenggarakan di Istana. Tapi dia tidak mampu menahan peraturan saat ini mengenai diberitahu memperbolehkantiap tidak produktif dan setiap orang yang datang untuk mengambil senjata tajam atau pisau. Aspek ini sehingga membuat keinginan dia tidak mau harus melepaskan belati yang dia kenakan atas desakan Pranajaya & Tohjaya.

Ada keributan besar di tempat di mana pertandingan bahwa faktor ini juga menjadi dikawahtirkan sejarah dibedakan oleh ibu Ken Dedes. anaknya harus rela terbunuh oleh keris sendiri oleh adik Tohjaya.

Setelah tubuh itu dikuburkan di kuil Anusapati yang sudah dipugar dan masih teringat kejadian itu, Anusapati merupakan saudara dari Tohjaya dengan ibu Ken Dedes & Mr. Tunggul Ametung sedangkan Tohjaya adalah anak dari Ken Arok dengan Ken Umang itu memang dilaporkan memiliki minat menyabung ayam. Sebenarnya dalam narasi dari orang-orang terutama Ciung Wanara mengatakan keberuntungan itu dan mengubah nasib seseorang yaitu dengan ditentukan oleh kemenangan pertarungan sabung ayam di arena sabung ayam, serta Anusapati tidak kalah dalam adu ayam tetapi dalam game ini ia dibunuh.

Cara Memelihara Ayam Aduan Muda

Biasanya ada beberapa kesalahan yang sering di lakukan para pemilik ayam aduan saat mereka masih berussia muda. Ayam-ayam aduan dewasa akan bisa melakukan perkembangan yang signifikan jika anda melakukan pelatihan yang baik dan benar sedari awal. Ayam aduan yang tidak tumbuh dengan optimal memang salah satu dampak dari kesalahan perawatan. Bahkan ayam akan menjadi rusak, sakit dan tidak bisa di adu jika anda tidak merawat dan meatihnya dengan benar. Kesempatan untuk menjadi sang juara sangat terbuka lebar jika anda bisa melakukan perawatan dengan benar.

1. Perawatan Awal

Induk ayam biasanya hanya membutuhkan 21 hari untuk mengerami telur mereka sebelum anak ayam lahir dan menetas. Ketika menetas maka anak ayam tersebut sidah terbilang berumur 1 hari. Ketika mengnjak usia ini, sebaiknya anda meletakkan anak ayam aduan tersebut di dalam wadah berupa kotak yang di lengkapi dengan lampu penghangat.

2. Perawatan Usia 3 Bulan

Ketika mereka mulai tumbuh dan berkembang dan kotak tersebut mulai sempit maka anda di haruskan memindahkannya ke wadah yang lebih besar lagi. Untuk pakan, anda bisa memberikan pakan poor atau kosentrat yang masih berukuran kecil. Usahakan anda selalu menjaga kebersihan kandang, karena anak ayam akan mudah terkena serangan penyakit yang bersarang di kandang yang kotor tersebut. Gunakan juga beberapa jenis vitamin dan berbagai obat pertumbuhan agar anak ayam bisa tumbuh sehat dan berkembang. Lakukan juga pemberian rutin makan dan minuman anak ayam aduan tersebut.

3. Perawatan Diusia 3 Bulan

Anda sudah bisa memberikan pakan berupa konsentrrat biasa yang berukuran lebih besar untuk pakan ayam aduan yang telah menginjak usia 3 bulan. Bahkan anda juga bisa memberikan pakan campuran  beras, dedak dan jagung. Biasanya ayam aduan yang telah berusia 3 bulan ini akan mulai berusaha bertarung untuk mencari daerah kekuasaan dan berusaha menjadi pemimpin.

4. Perawatan Usia 6 Bulan

Sebaiknya para ayam ayam petarung yang sudah berusaha bertarung anda pindahkan ke kandang pribadi atau di pisahkan. Anda bisa melakukan pengumbaran ketika ayam tersebut telah menginjak usia 3 hingga 6 bulan agar otot-ototnya tidak kaku dan sehat. Agr pertumbuhan tulangnya bisa optimal, maka anda bisa membiarkan ayam tersebut melakukan mandi tanah atau kipu.Sponsors Link

5. Perawatan Diatas 6 Bulan

Ketika ayam aduan telah memasuki usia diatas 6 bulan, maka anda sudah bisa memberikan macm-macam makanan kombinasi agar kebutuhan vitamin dan gizi tetap tercukupi. Kebutuhan ini demi membentuk tubuh ideal bagi ayam aduan tersebut

6. Perawatan Hingga 10 Bulan

Ini merupakan masa dimana ayam aduan akan membuat dan membentuk tubuh ideal dan akan membentuk kekuatan otor maupun tulang yang optimal. Ini juga masa di mana ayam audan tersebut mulai nyulam atau adanya proses pertumbuhan bulu.

7. Cara Memandikan

Untuk mengeraskan serta berpengaruh dalam pembentukan otot-otot ayam maka anda harus melakukan pemandian.  Sebaiknya anda memandikan ayam pada saat suhu normal, tidak sedang hujan dan dalam keadaan pagi atau saat jam 8.

Namun jika sedang mengalami hujan maka sebaiknya anda memandikan ayam ketika jam 4 atau pada saat sore hari. Mandikan ayam aduan tersebut dengan gabus atau spon yang nantinya menggunakan air mandi yang bersih. Biarkan ayam mengeringkan bulunya sekitar 30 menit sebelum anda melanjutkan ke langkah penjemuran. Proses ini juga bisa menjadi salah satu cara menjinakan ayam galak.

Tips Mencegah Flu Burung Pada Ayam Aduan

Flu burung atau juga sering disebut dengan penyakit ayam kampung aratan merupakan salah satu jenis penyakit yang paling ditakuti peternak.ads

Flu burung bisa terjadi pada hewan ternak karena virus H5N1 yang bisa bertahan dalam kotoran hewan unggas seperti ayam, air dan juga tanah dalam kandang ketika suhu dingin selama beberapa minggu.

Ketika cuaca sedang tidak menentu atau sedang masuk musim hujan, maka virus tersebut akan keluar dan membuat hewan unggas yang terserang virus ini akan mati.

Ayam yang terkena flu burung akan memperlihatkan beberapa ciri yang khas seperti selalu haus dan minum air putih terus menerus, cengger dan juga kepala terlihat membengkak serta warna yang agak kebiruan, terjadi pendarahan merata pada kaki ayam seperti kerokan, diare, kerabang telur agak lunak, keluar lendir dari bagian hidung, mulut dan juga mata seperti air putih namun tidak kental.

Jika masalah ini terjadi pada ternak ayam anda, berikut kami punya beberapa cara mengatasi flu burung pada ayam yang bisa anda coba di rumah.

  1. Ramuan Herbal

Ramuan herbal bisa digunakan untuk mengatasi flu burung pada ayam atau ternak lain.

Meski memang menggunakan bahan herbal, namun penggunaannya tetap harus dilakukan dengan hati hati sehingga masker atau penutup harus selalu digunakan ketika akan memberikan ramuan herbal tersebut dalam cara memelihara ayam petelur.

  • Haluskan temulawak, kunyit, bawang putih, daun pepaya dan telur puyuh menjadi satu hingga halus.
  • Jika masih terlalu kental, bisa ditambahkan dengan sedikit air atau telur puyuh mentah kembali.
  • Minumkan campuran ini pada ayam sebanyak dua kali sehari yang sekaligus juga bisa menambah nafsu makan ayam.
  1. Kunyit

Kunyit dianggap menjadi salah satu obat yang sangat efektif tidak hanya bagi manusia namun juga bisa digunakan untuk mengatasi penyakit pada unggas seperti flu burung.

Dalam kunyit mengandung senyawa kurkumin yang bisa memberikan efek anti virus kuat, anti jamur, anti kanker dan juga sifat anti bakteri.

Kurkumin juga menjadi antioksidan yang sangat kuat untuk melawan radikal bebas yang merusak sistem kekebalan seperti flu burung tersebut.

  1. Bawang Putih

Bawang putih juga menjadi obat alami yang ampuh untuk melawan infeksi secara efektif seperti flu burung pada ayam termasuk untuk cara merawat ayam aduan muda.

Ini juga sudah digunakan selama berabad abad untuk karakteristik anti virus serta antibiotik sehingga aman digunakan untuk mengatasi flu burung pada hewan ternak.Sponsors Link

  1. Astragalus

Ramuan yang terbuat dari astragalus bisa membantu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh ayam sekaligus mengurangi kerentanan tubuh ayam terhadap flu burung.

Astragalus mempunyai kemampuan anti virus dan sudah sejak lama digunakan untuk mengatasi berbagai jenis flu termasuk flu burung.

Astragalus sudah diuji untuk sel darah putih sehingga bisa lebih meningkat untuk melawan virus penyebab flu burung tersebut.

Anda bisa memperoleh ekstrak astragalus ini dengan cara menyeduh akar astragalus yang sudah dibersihkan dengan secangkir air selama beberapa menit dan diminumkan pada ayam setiap hari.

Nantinya, ekstrak astragalus ini akan mendukung sumsum tulang dengan cara meningkatkan produksi interferon sekaligus membangun sel darah untuk melawan virus penyebab flu burung pada ayam.

  1. Echinacea

Echinacea merupakan ramuan obat yang memiliki kemampuan anti virus luar biasa. Ini dikenal bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sekaligus untuk cara mengobati ayam sakit flu burung.

Echinacea ini bahkan bisa digunakan untuk mengatasi semua jenis flu dan infeksi virus lain baik untuk manusia atau hewan seperti unggas.

Echinacea ini bisa memurnikan darah dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang bahkan sudah masuk dalam daftar pengobatan rumahan untuk mengatasi flu burung.

Echinacea bisa didapatkan dalam segala bentuk namun biasanya dijual dalam bentuk ekstrak.

  • Ambil akar echinacea kering atau juga bisa memakai bubuk akar echinacea.
  • Rebus 2 cangkir air dengan 1 sendok makan bubuk echinacea tersebut dan biarkan mendidih selama 15 menit.
  • Sesudah air berkurang sampai setengahnya, maka segera berikan pada ayam sesudah dingin atau hangat.
  • Berikan larutan ini sebanyak 2 kali sehari hingga sembuh.